Monday, May 14, 2007

Selamat Ulang Tahun Adik ku Sayang

Hari ini 15 Mei 2007 merupakan hari kelahiran almarhum adikku Amir Budi Purnomo yang ke 26 tahun. Catatan kecil ini hanya merupakan prasasti untuk mengenangmu.


Semoga kamu tenang di alam sana..........................
Kami pasti akan selalu mengenangmu dan mendoakanmu..................
Ibu, bapak dan Sylvie selalu mengingatmu.................



Thursday, April 19, 2007

Konflik Manajemen Tahap II

Manajemen pelayanan publik dalam organisasi publik umumnya memberikan layanan berupa jasa yang memiliki karakteristik: tidak nyata (intangible), tidak terpisahkan (inseparable), tidak dapat disimpan (perishable), dan bervariasi (variable). Ciri-ciri seperti ini sering menyulitkan manajemen untuk menentukan indikator kualitas pelayanan yang diberikan. Artinya, apakah pelayanan kepada publik yang diberikan selama ini telah memuaskan mereka atau tidak. Hal ini berbeda dengan pelayanan pada organisasi bisnis yang mentransaksikan barang yang secara fisik nampak, dan konsumen dapat secara langsung menyatakan kesukaan atau ketidaksukaannya. Karena itu dalam organisasi publik, kualitas layanan amat ditentukan oleh interaksi
antara pemberi layanan dan pengguna layanan (masyarakat). Aparatur memiliki tingkatan kinerja tertentu dalam memberikan layanan, sedangkan masyarakat memiliki ekspektasi tentang kualitas layanan yang diinginkan. Kualitas layanan, dengan demikian, didefinisikan sebagai hasil persepsi dari perbandingan antara harapan pelanggan (penerima layanan) dengan kinerja aktual pemberi layanan.
Dari pengertian ini terdapat dua unsur utama dalam kualitas layanan, yaitu
expected service (layanan yang diinginkan) dan perceived service (layanan yang dirasakan). Apabila layanan yang diterima atau dirasakan sesuai dengan yang diharapkan, maka kualitas layanan yang dipersepsikan baik dan memuaskan. Jika layanan yang diterima melampaui harapan pelanggan maka kualitas layanan dipersepsikan
sebagai kualitas ideal. Sebaliknya, jika kualitas layanan yang diterima lebih rendah, maka akan dipersepsikan buruk atau tidak memuaskan
Setiap pimpinan suatu institusi publik menghendaki agar tercapai suatu pelayanan jasa yang unggul (service excellence), yaitu sikap atau cara karyawan dalam melayani masyarakat pelanggan secara memuaskan. Terdapat lima faktor determinan yang
menentukan kualitas layanan yang diberikan, yaitu:
a) kehandalan, kemampuan untuk memberikan jasa yang dijanjikan tepat pada waktunya;
b) responsif, kemauan untuk membantu pelanggan dan memberikan jasa dengan cepat;
c) keyakinan, kemampuan untuk menimbulkan kepercayaan pada diri pelanggan melalui perilaku ramah dan sopan;
d) empati, kepedulian atau kemampuan untuk memberikan perhatian pribadi pada pelanggan;
e) berwujud, mengacu pada fasilitas fisik, yaitu kemampuan dalam menyedian peralatan, personil, dan media komunikasi yang dibutuhkan pelanggan.
Dalam menganalisis keterkaitan antara konflik dalam organisasi dan kualitas pelayanan publik kita menganggap bahwa service excellence atau kualitas pelayanan publik yang unggul merupakan suatu tingkatan kinerja yang “tinggi” yang diharapkan dicapai dalam interaksi antara aparatur dengan publik. Hal ini dapat dicapai jika sejumlah faktor
determinan yang telah disebut di atas dapat dipenuhi dalam proses interaksi itu.
Tingkat konflik yang tidak memadai (terlalu rendah) atau terlalu berlebihan (konflik tinggi) dapat merintangi keefektifan organisasi untuk mencapai kualitas pelayanan publik yang tinggi. Kedua situasi ektrim ini dapat memunculkan sikap-sikap aparat yang apatis, absenteisme tinggi, bekerja seadanya, tidak empatik terhadap pengguna jasa, dan sebagainya; yang pada akhirnya akan memperendah kualitas pelayanan mereka kepada publik. Untuk itulah diperlukan suatu keahlian untuk mengelola konflik dari setiap pimpinan organisasi publik. Penggunaan berbagai teknik pemecahan dan motivasi untuk mencapai tingkat konflik yang diinginkan disebut sebagai manajemen konflik.

Konflik Manajemen Tahap 1

Dalam sebuah organisasi pekerjaan individual maupun kelompok pekerja saling terkait dengan pekerjaan pihak lain. Ketika suatu konflik muncul di dalam sebuah organisasi, penyebabnya selalu diidentifikasikan sebagai komunikasi yang kurang baik. Konflik merupakan proses yang dinamis, bukannya kondisi statis. Konflik memiliki awal, dan melalui banyak tahap sebelum berakhir. Ada banyak pendekatan yang baik untuk menggambarkan proses suatu konflik. konflik merupakan peristiwa yang wajar terjadi dalam semua kelompok dan organisasi. Konflik merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari, karena itu keberadaan konflik harus diterima dan dirasionalisasikan sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi peningkatan kinerja organisasi.
Dari pengalaman yang didapat dalam studi kasus di Purwokerto konflik seringkali muncul dikarenakan hal-hal sebagai berikut :

1. Pertukaran informasi atau komunikasi yang tidak cukup (inadequate communication)

2. Keterbatasan sumber daya
Kelangkaan suatu hal yang dapat menumbuhkan persaingan dan seterusnya dapat berakhir menjadi konflik

3. Batas-batas pekerjaan yang tidak jelas atau tumpang-tindih

4. harapan-harapan yang tidak terpenuhi (karyawan yang memiliki harapan yang tidak realistik terhadap pekerjaan, upah, atau promosi, akan lebih mudah untuk konflik)

5. Kesalingtergantungan dalam pekerjaan
Semakin tergantung satu pihak dengan pihak lain semakin mudah konflik terjadi (misalnya, seseorang tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya tanpa bantuan orang lain)

6. kompleksitas organisasi (konflik cenderung meningkat bersamaan dengan semakin meningkatnya susunan hierarki dan spesialisasi pekerjaan)

menurut pandangan ku konflik dapat berakibat baik maupun buruk. Usaha penanganannya harus berupaya untuk menarik hal-hal yang baik dan mengurangi hal-hal yang buruk. Pandangan ini dapat diuraikan sebagai berikut :
- Konflik adalah suatu akibat yang tidak dapat dihindarkan dari interaksi organisasional dan dapat diatasi dengan mengenali sumber-sumber konflik.
- Konflik pada umumnya adalah hasil dari kemajemukan sistem organisasi
- Konflik diselesaikan dengan cara pengenalan sebab dan pemecahan masalah. Konflik dapat merupakan kekuatan untuk pengubahan positif di dalam suatu organisasi.

Tuesday, January 02, 2007

Purwokerto Januari 2007

Rabu, 3 Januari 2007

Hari ini aku mengalami kebosanan yang luar biasa.
bagaimana tidak, perusahaan yang sudah berjalan 3 bulan masih belum kelihatan bentuknya

Beberapa orang sibuk beli susu, urus keluarga dan yang lainnya sibuk urus hal yang tidak jelas.
Mereka hanya tahu tanggal gajian sementara income perusahaan tidak ada.....

Tuhan.....

Berikan hambamu kesabaran....

Thursday, November 09, 2006

2 Minggu pertama di Purwokerto

Sudah dua minggu aku dipindah tugaskan di Purwokerto untuk membenahi management anak perusahaan Qnap Group. Banyak sudah hasil yang didapat namun tidak sedikit yang juga terlewatkan.
Bekerja dengan tim yang berasal dari daerah Banyumas dan sekitarnya memiliki beberapa keuntungan diantaranya mereka merupakan orang-orang yang loyal dan tidak menganggap uang adalah segalanya. Namun ada beberapa perilaku yang membuat risau yaitu mereka tidak bisa menyelesaikan masalah tepat pada waktunya.
Sisi negatif inilah yang harus diperhatikan. Kemungkinan mereka menjadi malas mungkin dikarenakan budaya "mangan ora mangan sing penting kumpul" budaya ini membuat orang Banyumas tidak merasa harus memenuhi kebutuhannya secara maksimal. Namun bagi beberapa orang yang sudah pernah merasakan hidup sebagai perantau, mereka punya etos kerja yang maksimal. Ini mungkin terjadi karena selama dalam perantauan mereka pernah dan sering merasakan kekurangan dalam hidup dan untuk menghindari itu mereka bekerja secara maksimal.
Aku yang juga notabene merupakan orang Banyumas merasa kecewa mengapa setiap pemuda yang ada di wilayah Banyumas tidak semuanya punya pemikiran bahwa mereka mereka harus maju. Justru orang Banyumas asli kalah dengan para pendatang.

Hal ini merupakan PR terberat menurutku, karena harus merubah budaya.

Tuhan bantulah hambamu.........
Menghadapi orang Banyumas yang malas............

"Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum apabila bukan kaum itu sendiri yang berusaha merubah nasibnya"

Monday, October 16, 2006

Jadi Marketing coy.............!!!!!!!!!


Marketing...........
pekerjaan yang selama ini kuanggap pekerjaan yang paling menyebalkan
tapi tuhan memang adil justru semakin aku tidak suka semakin aku terjerumus jadi marketing.
siiiiiiiiaaaaaaaaaaaaaallllllll

Thursday, August 17, 2006

Qnap Indonesia

Good luck
i hope that will be a big company in central java
to all staff, wellcome to joining with qnap Netherland

Sunday, August 13, 2006

Wellcome to the jungle

1 Agustus 2006 hari dimana berdiri sebuah perusahaan baru yang menggabungkan semua anak muda yang mempunyai jiwa entrepreunership. Lokasi kami pilih di Purwokerto sebagai sentra bisnis baru di Jawa Tengah bagian barat di harapkan memberikan peluang bagi Qnap Indonesia.
Qnap Indonesia didirikan atas dasar pemikiran yang sederhana tanpa melalui perencanaan keuangan, bisnis plan atau apapun namanya. meskipun banyak menemui kendala namun semua itu kita anggap sebagai tantangan.
Dari semua tantangan itu kami memiliki banyak hikmah kami bisa mengerti artinya menjadi pengusaha entreprunership. Dengan entrepreunership kami sudah memiliki beberapa klien yang siap kontrak tinggal menunggu legalitas Qnap Indonesia.
Semoga Tuhan memberkati orang-orang yang mau berusaha. amin...........

Wednesday, May 10, 2006

WISH ME LUCK

Hari ini tanggal kelahiranku tepat 30 tahun yang lalu.
Hari ini akan kujadikan momentum untuk merubah jalan hidupku.
Aku berharap di usia yang terus bertambah aku bisa lebih bijaksana dalam segala hal
karena dengan kebijaksanaan aku bisa menapaki hari-hari ke depan dengan target yang lebih jelas.

Bulan ini juga 1 tahun yang lalu adalah saat yang paling mengerikan dalam sejarah hidupku. Dimana aku hampir saja kehilangan lagi adik kandungku. Suatu hal yang bagi sebagian orang dianggap hanya tahayul dan aku sendiri hampir tidak percaya. Kesialan menimpa keluargaku secara beruntun mulai dari 12 Februari 2005 yaitu tanggal meninggalnya adik bungsuku. Disusul teror yang mungkin hanya didapati di film horor.

Mulai hari ini akan kujadikan sebagai hari kenangan dimana aku bisa menyelesaikan semua teror dan bencana yang menimpa keluargaku.

Mulai hari ini aku harus bisa merubah jalan hidupku menjadi lebih baik.
Semoga Allah SWT memberiku Rezeki yang halal, memudahkan setiap langkahku dan disabarkan hatiku. Amin.........

Wish me luck

Tuesday, May 09, 2006

GOOD SIGN

Pertengahan April 2006 bisa dijadikan tonggak sejarah kebangkitan perusahaan. Perusahan yang sejak berdiri diributkan dengan permasalahan paranormal sudah mulai berangsur-angsur kembali normal. Market yang menjadi harapan semua perusahaan sedikit demi sedikit mulai kelihatan. Kita hanya tinggal berharap Tuhan berbelas kasih kepada umatnya yang menjadi staf Qnap Asia sehingga kontrak kerja segera ditanda tangani, tentunya dengan nilai yang cukup signifikan.

Semoga Tuhan mengabulkan doa umatnya yang berharap Proyek. AMMMMIIIIIINNNNNN.......

Wednesday, March 15, 2006

Lega Sudah

Akhirnya biang kerok yang bikin Roni mabok sudah tiada.........
Gone with the wind........kata orang sunda
Dia coba adu domba semua staf dengan kemampuan supranatural yang katanya dia punyai
ah bodo lah...........go to hell paranormal............

Friday, March 10, 2006

Memancing di empang kosong

Jakarta, 10 Maret 2006

Hari ini aku keqi berat kepada seorang manusia yang mengaku sebagai paranormal sekaligus marketing di perusahaan tempat aku kerja. Sebagai seorang marketing dia tidak pernah memiliki visi dan misi yang jelas. SWOT analyse dan Product knowledge dia tidak pernah dengar. Yang dia miliki dan sering dengar hanyalah "Dia expert marketing, punya lobby dengan staf pemda dan sering bagi uang undertable"

Perusahaan hanya minta dia punya rencana kerja yang jelas tentang schedule dan target yang ingin dicapai. Schedule kerja erat kaitannya dengan posisi dia sebagai staf perusahaan dan untuk target yang ingin dicapai erat kaitannya dengan produk yang perusahaan bisa tawarkan.

Yang dia kerjakan hanyalah apa yang dia ingin kerjakan tanpa konsultasi dengan manajemen. Dia ingin manajemen menurut saja apa katanya dan memberikan apa yang dia minta. Manajemen tidak berhak bertanya dan tidak boleh tahu apa yang dia lakukan.

Aku sebagai staf accounting dipaksa transfer uang yang tidak jelas peruntukannya. Setiap ditanya tentang prospek bisnis yang akan didapat dia tidak langsung menjawab dan apabila didesak dengan enteng menjawab "Insya Allah" suatu jawaban yang tidak bertanggung jawab. Perusahaan akan keluarkan budget untuk sesuatu hal yang memiliki benefit. Setiap biaya yang dikeluarkan harus bisa menghasilkan sesuatu untuk perusahaan dan setiap sen nya memiliki catatan yang jelas.

Hari ini merupakan hari terakhir kesabaranku, dia sudah mencemarkan nama baik perusahaan di semua kantor pemda di kota Bandung. Dia marah karena manajemen tidak setuju keluarkan uang 3 juta yang dia minta. Manajemen tidak akan keluarkan uang tersebut karena tidak jelas peruntukannya dan proyek yang akan dia capai sangat jauh dari kenyataan. Meskipun orang bilang "Jer basuki mowo beo" tapi jangan sampai pengorbanan yang dilakukan lebih tinggi dari pada hasil yang didapat nanti malah "Besar pasak dari pada tiang" bangkrut jadinya.

Kesimpulan dari tulisan ini adalah apabila kita ingin memancing ikan umpan yang kita lemparkan harus lah yang sesuai dengan ikan yang kita inginkan. Jangan pernah memancing dikolam kosong ntar malah kesurupan kan bego jadinya.

Tuesday, March 07, 2006

Wrong Decision

Jakarta, 8 Maret 2006

Saat aku putuskan keluar kerja dari Miwon Group dan masuk ke sebuah perusahaan PMA Uni Eropa, aku punya segudang harapan. Harapanku adalah aku bisa kembangkan kemampuanku dan aku bisa peroleh sesuatu yang tidak pernah diperoleh di Miwon Group.
Tapi dengan melihat perkembangannya sampai hari ini aku belum merasa memperoleh hal positif yang kurasa signifikan.
Bos yang dulu karena dia seorang expatriat Korea mereka punya kebiasaan buruk mudah emosi dia berpikir staf yang ada loyal kepada bos lama, maklum karena dia merupakan staf rendahan di induk perusahaan di Korea dan dia belum pernah menduduki jabatan strategis. Dia sering menanyakan kepada seluruh staf kita loyal dengan siapa dan jawaban yang dia peroleh selalu sama bahwa kita loyal dengan perusahaan. Seluruh staf yang ada kompak jawab bahwa kita tidak loyal dengan bos, siapa pun bosnya dari manapun asalnya kita tidak peduli kita konsisten bahwa kita loyal dengan perusahaan. Aku maklum dengan pola pikir dia karena dia berharap dia bisa peroleh staf yang profesional karena di Miwon Group direktur di rolling berdasarkan masa kerja tertentu.
Bos yang sekarang juga seorang expatriat dia seorang penganut Tao yang taat, sehingga segala sesuatu yang dia putuskan dia konsultasikan dengan para dewa. Hanya saja dewa yang dia tanya merupakan dewa yang menjelma menjadi manusia yang berwujud paranormal/dukun. Hal ini yang bikin aku khawatir karena namanya saja paranormal dia masih seorang manusia yang punya kebutuhan akan hal-hal duniawi. Setiap advise yang dia berikan semuanya yang menguntungkan dirinya dan kelompoknya. Hal yang paling aku khawatir adalah cara dia perlakukan karyawan berdasarkan daya terawang paranormal. Bos menilai ada beberapa orang yang dianggap licik sehingga orang tersebut dibatasi ruang geraknya, tapi ya itu tadi penilaian tersebut didasarkan pada omongan paranormal yang tidak pernah tahu hal lain selain dunia paranormal. Lantas siapa yang menjamin bahwa penilaiannya tidak salah.
Kesimpulan yang dapat ditarik adalah siapapun bosnya dari apa pun asalnya kita tetaplah pekerja yang bekerja berdasarkan profesionalitas. Jika bos menilai kita bekerja tidak profesional atau apapun alasannya, paling kita hanya punya pilihan tetap disitu dan ikuti apa maunya atau find another job. Hanya saja kalau kita inginkan tempat kerja yang ideal menurut mau kita mungkin mimpi kali ye..... Apa yang menurut kita tidak sesuai belum tentu menurut orang lain bisa saja mereka bilang sesuai dengan kita namun pada dasarnya itu hanya dimulut saja.
"Apabila kita akan putuskan segala sesuatu dalam hidup kita pikirkan dengan hati yang tenang dan logika sebagai seorang profesional"

Thursday, March 02, 2006

Quality 'n Automation Paranormal

BRIDGING THE GAP BETWEEN HUMAN AND GOD

Aku berlindung kepada Allah SWT dari godaan paranormal yang terkutuk.
Dengan menyebut nama Allah SWT yang maha pengasih dan maha penyayang.
Gila.....!!!!!
Dari judulnya aja udah gila
Perusahaan yang beranggotakan para profesional yang merupakan tenaga ahli di bidangnya masing-masing dan memiliki integritas loyalitas tinggi. Mereka setiap hari harus mendengar dan menyaksikan setiap keputusan yang dikeluarkan boz berdasarkan pada prediksi atau ramalan dari paranormal atau "DUKUN". Apabila ada staf yang tidak mau menggunakan hal-hal yang berbau klenik dan abnormal akan segera punya stiker "DALAM PENGAWASAN TEAM PARANORMAL". Stiker tersebut memiliki dampak yang sangat negatif terhadap staf tersebut diantaranya :
1. Dia akan selalu dalam pengawasan team paranormal dalam setiap tindakannya.
2. Apabila ada orang yang tidak normal melihat stiker tersebut dia akan bisa melihat tulisan di stiker bertuliskan "orang ini licik culas dsb"
3. Karir staf tersebut akan terus diganjal oleh team paranormal selama orang tersebut bekerja disini.

Setiap hari bos akan bilang kepada para stafnya "Apabila kalian percaya si anu maka dewa akan bantu" GIIIIIIIIIILAAAAAAAA!

Setiap hari minggu boz adakan acara "Talkshow Bareng Paranormal" kalau tidak mau hadir harus sediakan alasan yang cukup kuat karena kalau tidak stiker akan otomatis tertempel di jidat.

Ku pikir tempat kerjaku yang lama sudah paling gila eh..... disini.... lebih gila dari yang paling gila. (ehm untuk sementara ini ya....)

Semoga Tuhan selalu beserta umatNYA yang taat, dan kita senantiasa dijauhkan dari godaan paranormal yang terkutuk. Ingat barang siapa percaya pada ramalan maka ibadahnya tidak akan diterima selama 40 hari.

Saturday, February 11, 2006

In Memoriam

Besok tanggal 12 Februari 2006, sebuah tanggal yang benar-benar meninggalkan kesan yang sangat buruk dalam pengalaman hidupku. Pada tanggal itu satu tahun yang lalu, aku tidak bisa bertemu dengan adikku tercinta "Amir Budi Purnomo" untuk terakhir kalinya, suatu penyesalan yang tiada akhir. Adikku meninggal karena sebab yang tidak jelas sehingga diagnosa dokter tidak pasti hal itu menyebabkan proses pengobatan adikku tidak maksimal.
Namun ini semua pengalamanku yang sangat berharga bahwa dokter tetaplah seorang manusia yang punya keterbatasan dan memang penyebab sakit adikku, bukanlah medis.
Sekarang aku bisa "melihat" di luar jangkauan manusia normal. Dengan kemampuanku ini aku bisa mencari penyebab kematian adikku.
Rupanya penyebab kematian adikku bukanlah sakit biasa yang bisa diobati oleh dokter. Penyebabnya adalah sebuah keluarga di suatu tempat yang merasa tersinggung anaknya diperlakukan kasar menurut mereka oleh adikku saat mendaftar jadi mahasiswa di Yogyakarta. Namun menurut keluarga kami itu bukanlah tindakan kasar namun mencoba mendidik kedisiplinan. Jika seorang ingin berhasil maka dia harus punya disiplin diri.
Aku punya cita cita memberi pelajaran kepada pelaku yang mengakibatkan meninggalnya adikku Amir. Besok saat dirumah mengadakan kenduri aku akan adakan acara sendiri yaitu peringatan 1 tahun adikku dengan caraku sendiri. Maksud tujuanku hanya memberikan peringatan pada suatu keluarga di Sulawesi sana bahwa diatas langit masih ada langit.

Disini aku ingin berbagi pengalaman bahwa sehat itu mahal dan sakit itu bukan sekedar cobaan tuhan yang harus diterima. Kita manusia wajib berusaha agar sembuh dari penyakit dan didekatkan rejeki. Apabila ada anggota keluarga dari pembaca sekalian yang sakit namun diagnosa dokter tidak memuaskan carilah alternatif lain.

Selamat jalan adikku.....

Wednesday, February 01, 2006

foto

 
 Posted by Picasa

Wallahu allam bi sowwab

Jakarta, 30 Januari 2006


Sore sekitar pukul 17.00 wib saat santai sambil tiduran didepan tv, kurasakan ada sesuatu aroma khas bunga melati tercium. Semakin keras aroma bunga tercium sedetik kemudian kurasakan ada sesuatu dengan sekujur badanku. Pada saat itu kurasakan badanku kesumutan dan terasa ringan.
sampai saat ini aku masih belum bisa mengerti akan apa yang terjadi. Tapi ada sesuatu yang kurasakan pasti yaitu badanku terasa ringan dan sehat sekarang.